Monday, August 1, 2016

Bangunan Peninggalan Kejayaan Islam di Spanyol 2





9. TORRE DEL ORO, SEVILLE



N
ama Torre del Ore artinya “Menara Emas” yang terletak di tepi sungai Seville. Sebelumnya digunakan sebagai menara pengawas keamanan oleh Dinasti Almohad. Dari menara yang tinggi ini dapat mengawasi pergerakan atau lalu lalangnya perahu atau kapal di sungai Seville atau manusia yang berada di daratan. Menara ini sangat efektif dalam memantau pergerakan dan adanya serangan musuh. Sekarang, menara dekagonal yaitu menara yang bersisi 10 ini beralih fungsi yaitu digunakan sebagai  museum yang dapat dikunjungi oleh para turis.


10. ALCAZABA DE MALAGA, MALAGA







Alcazaba adalah sebutan bagi benteng peninggalan bangsa Moor (penguasa Muslim di Spanyol). Alcazaba berasal dari bahasa Arab “al-Qasbah” yang berarti benteng. Jadi Alcazaba de Malaga arti adalah Al-Qasbah atau Alcazaba menurut lidah penduduk asli yang berarti benteng yang terletak di Malaga. Benteng ini dibangun pada abad ke-11. Pada bagian dalamnya terdapat taman dengan interior yang sangat indah. Dengan itu mengundang keingintahuan pengunjung datang ke Alcazaba de Malaga ini, terutama para turis.




11. ALHAMBRA, GRANADA





Alhambra yang berarti “benteng merah” adalah sebuah benteng sekaligus istana yang dibangun pada abad ke-10 oleh penguasa Muslim saat itu, Badis ben Habus. Bagian-bagian terindahnya antara lain Taman Generalife, Court of Lion dengan air mancurnya, dan Hall of Abencerrajes dengan langit-langitnya yang dihiasi muqarnas (hiasan serupa sarang lebah). Istana ini konon adalah objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Spanyol.





Kompleks dari Alhambra berdiri dikelilingi oleh benteng dan memiliki bentuk asimetris. Saat ini Al-hambra menjadi situs peninggalan warisan budaya dunia yang ditetapkan oleh UNESCO melalui World Herritage Site yang dikukuhkan sejak tahun 1984. Granada adalah kota yang paling bersinar karena kemajuan ilmu pengetahuan pada masa peradaban Al-Andalus, dibandingkan kota-kota Eropa lainnya.


Granada adalah sebuah kota yang mendeskripsikan sejuta keindahan yang menarik. Kota ini terletak di kaki Sierre Nevada, gunung tertinggi di wilayah Andalusia, Spanyol. Granada artinya kecantikan dan keindahan. Kawasan ini terbentang di sekitar laut mediterranian dari selatan dan berada di sekitar sungai syanil. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang enak dipandang mata karena berada di ketinggian 669 meter dari atas laut. Inilah salah satu rahasia keindahan dan kecantikan Granada yang cukup menarik.




Arsititektur Moor disetiap sudut kota adalah salah satu jenis arsitektur yang paling mengesankan dunia. Jadi bersiaplah Anda untuk tercengang melihat keindahannya.


Granada memiliki Alhambra, sebuah kompleks istana dan benteng yang menguak kilauan keindahan sejarah, peninggalan dan peradaban Islam di ranah Eropa, salah satunya ciri bangunan khasnya adalah garden landscape yang katanya taman ini cerminan dari taman surga. Lokasi ini paling banyak diminati wisatawan yang ingin menikmati struktur seni taman dan bangunan yang mengesankan.


PENUTUP





Di Al-Andalus (Spanyol Islam), konsep taman dan bangunannya banyak dipengaruhi peradaban Islam yang berasal dari Timur Tengah. Konsep taman Islam dari Timur Tengah ini dikembangkan oleh bangsa Moor di Afrika Utara dan bahkan diperkenalkan di Spanyol mulai pada abad ke-9, dimana taman yang bertemakan Taman Firdaus dipersatukan dengan atrium yang berasal dari Romawi, menimbulkan suatu gaya baru dalam seni taman yang disebut “Spanish Garden” atau taman gaya Spanyol. Bentuk ini dapat disaksikan dalam pesona keindahan Alhambra, Granada. Konsep taman gaya Spanyol ini mempunyai kesamaan karakteristik dengan taman-taman istana zaman Persia terutama dalam konsepsi arsitekturnya dalam penggunaan unsur air. Kesamaan dalam keterbukaan paviliun yang dimaksudkan untuk memasukan udara bebas.

Demikian pula dalam penggunaan air yang mempunyai nilai simbolis serta tujuan untuk pendinginan pola Persia merupakan salah satu contoh yang sangat dikenal dalam dunia pertamanan Islam, khususnya dalam gaya memperlakukan pelataran dalam (court-yard), atau patio, dalam kerangka seni spatial. Taman-taman Persia, merupakan upaya penerjemahan konsep dari kata taman surga atau paradise seperti yang berulang-ulang dijanjikan dalam Al-Quran sebagai berikut:

Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka mengatakan, “Inilah yang diberikan kepada kami dahulu”. Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.” [Al-Baqarah 2:25]

Subhanallah, ternyata seni pertamanan dan bangunan-bangunannya terinspirasi dari untaian ayat-ayat suci Al-Qur’an yang mendeskripsi tentang keindahan surga sebagai wujud penghargaan bagi umat-Nya yang beriman di hari Akhir. Semoga kita termasuk golongan yang layak ditempatkan di Surga Firdaus-Nya, Āmīn, Allāhumma āmīn. Billahit Taufiq wal-Hidayah. □ AFM